Minggu, 04 Oktober 2015

TINGKATKAN MEMORI ANDA BYM.4. RUANG DAN TEMPAT

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?

BYM.4. RUANG DAN TEMPAT


Ambillah tempat dalam memori otak Anda yang mengagumkan untuk mengingat sesuatu.

Perhatikanlah, ini adalah ibu dari semua metode peningkatan memori.
Sama seperti fakta bahwa Anda mungkin kehilangan sebuah perabot dapur, tapi Anda tidak pernah kehilangan dapur.

Lokasi tertentu, seperti bangunan atau tanah yang familiar, umumnya mudah diingat kembali.
Tidak hanya detail mereka gampang diingat kembali tetapi juga sangat tersusun rapi – 2 komponen sempurna untuk sebuah sistem penyimpanan informasi.
Kenyataannya, otak kita tampaknya terlatih untuk mengingat lokasi.
Contohnya, bagian-bagian otak yg paling banyak berhubungan dengan memori, hipokampus, juga merupakan bagian untuk mengingat lokasi.
Faktanya, supir taksi London yg mengingat ribuan lokasi dan rute memiliki hipokampus yang lebih besar dari rerata.
Hal yg sama terjadi pada tikus yang dilatih menghafal rute labirin.
Orang Yunani dan Romawi kuno mengetahui metode memori ini dan menggunakannya untuk mempelajari pidato yg panjang.
Bapak metode perbaikan memori adalah seorang penyair Yunani bernama Simonides yg hidup 2500 tahun yg lalu dipercaya adalah penemu metode ini.
Sebuah gedung pertemuan di mana dia baru saja membacakan puisi runtuh, banyak orang tertimbun di dalamnya.
Esoknya Simonides dapat mengingat semua nama para tamu, dengan secara mental berjalan di sekitar meja-meja dalam gedung itu, mengingat siapa saja yang duduk di situ.
Selanjutnya, Simonides menggunakan metode ‘loci’ atau lokasi untuk mengingat puisinya.
Untuk melakukan metode ini, Anda harus memilih lokasi dengan banyak gambar yg dapat dihubungkan dengan informasi Anda seperti sebuah spatial filling cabinet bahwa Anda berjalan dalam imajinasi Anda.
Contohnya, bila Anda mengingat 10 benda yg akan dibeli, cukup berpikir tentang 10 lokasi di rumah Anda.
Hal ini dapat kamar atau perabotan rumah, yg kemudian masing-masing dihubungkan dengan  masing-masing benda dalam daftar Anda.
Kemudian Anda ke supermarket, cukup berjalan secara mental melalui rute ini dalam rumah Anda dan tiba-tiba tiap benda yang Anda mau beli dengan mudahnya bermunculan dalam pikiran Anda.

Ambilah contoh yang lebih rumit: bawa pikiran Anda kembali ke saat Anda sekolah dulu.
Bahkan walau sudah bertahun-tahun Anda meninggalkannya, ada kemungkinan Anda masih mengingat bentuk dasar sekolah Anda, dan bahkan mungkin Anda masih mengingat sedikit detail tiap ruangannya.
Ambil waktu sejenak dan bawalah pikiran Anda kembali ke tempat itu.
Bayangkan Anda berjalan melalui pintu masuk utama dan menyusuri rute dalam gedung sampai Anda menemukan banyak ruangan yang dapat Anda ingat.
Cari sebanyak mungkin detail yang mungkin Anda ingat.
Anda mungkin heran dengan begitu banyaknya hal yang bisa Anda ingat.
Sekarang, berapa banyak ruangan yang dapat Anda ingat?
Dan berapa banyak tempat dalam tiap ruangan (papan tulis, jendela, lemari, dan lain-lain) yg dapat Anda ingat?
Anda bahkan ingat beberapa detail yg tidak Anda sangka-sangka.
Mengagumkan bukan, mengingat betapa banyak informasi yg tersimpan dalam sel otak kita?
Tiap ruang dan area dalam otak mempunyai potensi ‘kait” dengan gambar memori lain.
Cukup ubah hal yg Anda ingin ingat ke dalam gambar yg jelas dan hubungkan dengan gambar lokasi Anda.

Anda bahkan dapat menggunakan lokasi mental untuk menciptakan area-area dengan tema berbeda.
Contohnya, Anda dapat menggunakan gambar mental dari perpustakaan sekolah Anda untuk mengingat informasi tentang buku yang Anda ingin baca, Ruang belajar ekonomi untuk mengingat daftar belanja, dan tempat bermain untuk mengingat orang-orang yg Anda temui.
Anda dapat menyimpan beberapa lokasi untuk memori permanen (fakta yg ingin Anda ingat) dan beberapa untuk memori jangka pendek seperti daftar belanja.

Anda dapat meningkatkan pengulangan lokas untuk memberikan lebih banyak tempat penyimpanan memori mental.
Faktanya, mungkin tidak ada batasnya sebanyak apa Anda dapat mengingat menggunakan sistem ini.
Biasanya, untuk kebanyakan, semakin banyak detail yg Anda harus ingat, semakin sukar.
Tapi saat berhubungan dengan ruang dan tempat, semakin detail yg Anda miliki, semakin mudah untuk mengingatnya.

Ini ide untuk Anda ...
Carilah beberapa foto tempat yg Anda akan gunakan atau lebih baik yg masih Anda gunakan, pergi dan berjalanlah melaluinya (bila mungkin).
Coba untuk perhatikan sebanyak mungkin detail tentangnya.
Apa yg unik dari tiap area dari lokasi Anda.
Gunakan semua indera Anda.
Pelajari tiap area dari lokasi itu sampai Anda mengetahuinya luar dan dalam.
Menginvestasikan persiapan kerja ini akan terbayar saat Anda ingin mengingat sesuatu dengan cepat.

Ide yg menjabarkan ...
“SEKALI TEMPAT-TEMPAT ANDA SUDAH TERATUR DENGAN PASTI, KEMUDIAN ANDA DAPAT MULAI BERJALAN MELALUI PINTU.  BILA ANDA AKAN MENGGUNAKAN BANYAK GAMBAR, BUATLAH GEDUNG ITU DIPERLUAS RATUSAN ATAU RIBUAN UNIT; BILA ANDA HANYA INGIN BEBERAPA, AMBILAH SATU RUANG RESEPSI DAN BAGILAH MENURUT SUDUT RUANGANNYA.”  Matteo Ricci, Ahli memori Italia (1552 – 1610)
Sejauh apakah kebenaran pernyataan ini?

T: Saya hanya tidak dapat memvisualisasikan tempat itu, sekalipun saya sangat mengetahuinya.  Apakah hal itu sangat penting?
J: Meski hal terbaik sebenarnya adalah memvisualisasikan tempat itu dalam pikiran Anda, hal ini tidak amat sangat harus. 
Selama Anda dapat dengann mudah mengingat detail lokasi, itu sudah cukup.

T: Saya kesulitan mengingat urutan lokasi; saya kadang melupakan 1 atau 2!  Apa yg harus saya lakukan?
J: Cobalah menambah penanda gambar pada setiap posisi ke 5 dalam rute Anda.
Atau, apakah alasan Anda mengalami kesukaran mengingat urutan karena Anda terus berpikir tentang urutan yg lain?  Bila ya, cukup terima urutan yg Anda inginkan.  Tujuan di sini adalah menciptakan sebuah sistem yg mudah diingat dan bukan menantang seseorang untuk sesuatu yg sulit.

Darren Bridger, BOOSTING YOUR MEMORY
Bersambung


www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/

Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


TINGKATKAN MEMORI ANDA BYM.3. TUTUP MATAMU DAN VISUALISASIKAN

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


BOOSTING YOUR MEMORY BYM.3. TUTUP MATAMU DAN VISUALISASIKAN


MEMBUAT GAMBAR DALAM PIKIRANMU MUNGKIN SATU-SATUNYA TRIK MEMORI YG PALING PENTING.
Inilah cara meningkatkan kemampuanmu untuk memvisualisasikan.

Tampaknya semua strategi memori bergantung pada visualisasi sesuatu dan tempat dalam otak Anda.
Belajar memvisualisasikan adalah sebuah batu penjuru dari memori yg kuat.

Bukan hal yang aneh bila orang jenius sering disebut visioner: seorang dengan kemampuan imajinasi visual terlihat dalam banyak sejarah para pemikir besar.
Khususnya, mereka yg dengen kemampuan memori terkuat tampaknya selalu menggunakan imajinasi visual mereka untuk menambah daya ingat.
Kebanyakan tehnik efektif untuk menghafal sejumlah besar informasi berdasar pada visualisasi.
Contohnya seorang pemuda berkebangsaan Inggris Daniel Tammet dapat belajar sebuah bahasa baru dalam waktu 1 minggu dengan mengubah kata-kata menjadi bentuk, warna dan tekstur.
Tidak semua dari kita dapat berharap mencapai level ini tapi kita dapat memperbaiki kekuatan memori kita dengan menggunakan imajinasi visual.

Kita adalah makhluk yg sangat visual, terlepas dari bunyi, tidak ada indera yg mendominasi pikiran dan fungsi mental kita sedemikian besar.
Otak kita telah berkembang untuk bekerja baik dengan gambar dan dengan kata lain, gambar adalah bahasa alamiah pikiran.

Ini beberapa latihan yg dapat membantu Anda meningkatkan kemampuan visualisasi.
Sebuah tehnik adalah: Lihatlah sebuah objek kemudian dengan cepat tutup mata anda, tidak lebih lama dari sekejap, dan cobalah melihat benda itu dengan mata pikiran Anda.
Bila Anda memiliki kesulitan melihatnya, buka mata Anda dan pandangi beberapa saat lagi, kemudian tutup mata lagi.
Ulangi hal ini sampai Anda mulai bisa melihat setidaknya bayangan samar garis besar benda itu dengan mata tertutup.
Tehnik lain yg mungkin Anda mau coba adalah dengan bersantai di suatu tempat dan tutuplah mata Anda, kemudian katakan (terdengar telinga Anda) gambar apa saja yg Anda lihat, tidak perduli berapa samar atau cepat mereka muncul.
Tindakan menggambarkan mereka dengan mengucapkannya akan membantu Anda mengkonsentrasikan perhatian pada mereka dan dengan latihan akan membantu meningkatkan kekuatan gambar.

Aspek kedua untuk menggunakan imajinasi visual Anda dengan mengubah ide secara cepat menjadi gambar.
Hal ini khususnya penting ketika ide lebih abstrak dan memerlukan sedikit imajinasi sebelum mereka dapat dirubah menjadi sesuatu yg lebih dapat dilihat.
Contohnya, bagaimana Anda memvisualisasikan “keberanian”?
Anda dapat memikirkan seorang prajurit yang sedang berada dalam medan pertempuran, atau mungkin singa pengecut dari cerita The Wizard of Oz yg mencari keberaniannya.
Hal penting ketika Anda melakukannya adalah jangan memikirkan gambar yg paling ‘pintar’ tetapi sesuatu yg muncul pertama kali di pikiran dan yang mempuyai kesan terkuat untuk Anda.
Hal tersebut menjadi sesuatu yg paling Anda ingat.
Ketika Anda berhasil melakukan hal ini, Anda akan menyadari bahwa adalah mungkin untuk mengekspresikan ide kompleks dalam gambar yg relatif sederhana.
Sebuah gambar seperti yg mereka bilang, sungguh dapat bermakna seribu kata.

Gambar visual Anda tidak perlu fotorealistik.
Lagipula kadang hal ini tidak mungkin untuk kebanyakan kita.
Selama Anda dapat membawa konsep umum tentang bagaimana sesuatu terlihat, hal ini akan cukup.
Anda mungkin menemukan bahwa Anda cukup mendapat sedikit potongan dari pemunculan gambar, dan itu cukup untuk mengetahui keseluruhan gambar tersebut.
Sama, gambar Anda tidak perlu nyata dalam kehidupan, nyatanya, hal itu dapat menolong kita membuatnya lebih besar daripada kenyataan.
Membuat gambar Anda lucu, lebih besar atau lebih kecil daripada kenyataan, emosi atau dramatis dan kejelasan akan membuat mereka lebih diingat.
Jangan takut untuk berimajinasi bebas dengan gambar Anda: hanya Anda yg dapat melihatnya!

Ini adalah ide untuk Anda ...
Cobalah menggambar dengan tangan.
Hal ini baik untuk meningkatkan kemampuan Anda visualisasi.
Bahkan bila Anda berpikir Anda tidak bisa menggambar, kemampuan itu segera meningkat seiring dengan latihan.
Bagaimanapun, tujuannya bukan menjadi penerus da Vinci tapi untuk meningkatkan indera visual.
Mulailah dengan meletakkan sebuah objek di depan Anda, lihatlah dan seraplah sebanyak mungkin detail yg Anda bisa.
Kemudian berbaliklah dan coba membuat sketsanya.
Kembalilah melihatnya dan bandingkan sketsa Anda dengan objek tersebut, buat catatan detail apa yang kurang.

IDE YG MENJABARKAN ...
“IMAJINASI LEBIH PENTING DARI PENGETAHUAN.  PENGETAHUAN TERBATAS.  IMAJINASI MEMBATASI DUNIA”  Albert Einstein
Sejauh apakah kebenaran hal ini?

T: Saya masih sukar memvisualisasikan sesuatu ketika mata terpejam, dapatkan Anda menyarankan sesuatu?
J: Cara lain untuk menstimulasi kemampuanmu melihat gambar dalam pikiranmu adalah menutup mata ketika mengarah ke sumber cahaya, idealnya baik agak terang seperti duduk di luar rumah saat cuaca cerah atau flickering (seperti duduk di depata perapian atau lilin).
Hal ini menciptakan gerakan dan bentuk-bentuk dalam kelopak matamua, yg akan menstimulasi pikiran Anda membentuk gambar mental.
Juga, Anda dapat dengan lembut menggosok kelopak mata Anda.
Hal ini akan menghasilkan bintik-bintik cahaya disebut phosphemes yang dengan mudah membangkitkan gambar mental.
Ingatlah gambar Anda tidak perlu sempurna seperti foto cukuplah untuk menghadirkan ide umum.

T: Saya kesulitan menterjemahkan beberapa ide ke dalam gambar visual.  Dapatkah Anda membantu?
J: Kemampuan  ini akan diperkuat dengan latihan.
Banyak orang sukar melakukan hal ini karena mereka menganggap gambar mereka konyol.
Jadi ingatkanlah dirimu sendiri bahwa tidak perlu ada seorang pun tahu gambarmu, gambarmu lebih aman dalam privasi pikiran Anda sendiri!
Untuk menstimulasi imaginasimu, gunakan pertanyaan berikut untuk mengubah ide menjadi gambar.
Bagaimana ide Anda akan muncul seperti rambu lalu lintas?
Bagaimana seorang kartunis mengilustrasikan ide?
Biasanya bagaimana suara ide tersebut?
Aksi apa yg terimplikasi dengan ide tersebut?
Profesi apa yg biasa berhubungan dengan ide tersebut?
Apa paling banyak warnanya?
Dari hewan apa?

Darren Bridger, BOOSTING YOUR MEMORY
Bersambung ...

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/

Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


Jumat, 02 Oktober 2015

TINGKATKAN MEMORI ANDA BYM.2. AYO KITA UPDATE

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


BYM.2. AYO KITA UPDATE


Tur cepat sepanjang penemuan terkini di bidang memori

Dalam beberapa dekade terakhir kita telah belajar banyak tentang cara kerja otak dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Kemajuan besar telah dicapai, termasuk beberapa penemuan yg mencengangkan.
Harap diingat bahwa ilmu pengetahun secara konstan bergerak, dan penemuan masa depan dapat membalikkan atau memperbaharui apa yang sekarang kita tahu, ini adalah ahli saraf sekarang berpikir tentang beberapa kepercayaan umum tentang memori.

MENUMBUHKAN SEL OTAK BARU
Pendapat umum: Anda dilahirkan dengan sebanyak sel otak yg pernah Anda punya dan mereka lambat laun mati seiring waktu kehidupan.
Bukti: Riset baru menunjukkan bahwa kita dapat menumbuhkan sel otak baru sepanjang hidup kita.
Hal ini adalah kejutan besar bagi banyak ahli saraf.
Hal ini berarti bahwa dengan bertambahnya umur, otak kita dapat terus bertumbuh dan belajar.
Saran: Terus belajar sepanjang hidupmu, dan sadarilah memori Anda tidak berkurang seperti yg sebelumnya Anda pikirkan.

DI MANA MEMORI DISIMPAN DI OTAK?
Pendapat umum: Ada gudang penyimpanan memori di otak.
Bukti: Ada beberapa strutur dalam otak yg bertanggung jawab ‘menulis’ memori jangka panjang, mereka tidak disimpan dalam 1 bagian.
Hippocampus – struktur yg berbentuk 2 kuda laut, dalam otak Anda (sepasang kiri dan kanan, setinggi dahi Anda) – bertanggung jawab untuk menyusun memori jangka panjang, khususnya memori untuk fakta dan kejadian yg bisa Anda gambarkan.
Cerebelum, di belakang otak Anda bertanggung jawab menyusun memori kemampuan fisik.
Meskipun demikian, tidak satu pun dari struktur ini yang menyimpan memori; kemungkinan kebanyakan memori disimpan di kortex cerebral, yg merupakan 6 lapisan bagian terluar otak, yg berkembang paling akhir dalam evolusi.
Saran: Bila mencoba mengingat kembali potongan informasi yg terlupa, coba untuk mengingat sebanyak mungkin variasi detail mengenai hal itu: penampilannya, teksturnya, lokasinya, suaranya, artinya, dll.
Memori disimpan di otak Anda, variasi apa pun yg berhubungan dengan memori ini akan sangat mudah memancingnya keluar.

APAKAH KITA SEMUA MEMPUNYAI KEMAMPUAN MEMORI FOTOGRAFI BILA KITA DAPAT MENGAKTIFKANNYA?
Pendapat umum: Semua yg terjadi kepada kita disimpan di suatu tempat dalam otak, bila saja kita mempunyai aksesnya. 
Bukti: Kebanyakan ahli saraf mengatakan ini mitos.
Adalah tidak masuk akal bila kita bisa mengingat semuanya, terutama bila kita mengalami hal yg tidak penting.
Ini pun tidak sesuai dengan proses pembentukan memori.
Meskipun demikian, memang ada orang-orang yg seolah dapat mengingat segalanya.
Mungkin orang-orang tersebut secara fisik otak nya berbeda dengan kebanyakan kita.
Kebanyakan juara memori sebenarnya tidak mengingat semuanya tetapi menggunakan strategi memori untuk mengingat suatu hal secara spesifik.
Yg pasti, mekanisme penyimpanan memori di otak masih diketahui secara pasti.
Pesan: Jangan menaruh harapan yg tidak realistik untuk pengembangan memori fotografik.
Sebaliknya, konsentrasilah memperbaiki memori Anda dengan memelihara kesehatan dan mempelajari tehnik meningkatkan memori.

DAPATKAH KITA MENGINGAT MEMORI MASA KECIL YANG TERPENDAM?
Pendapat umum: Memori tertentu, khususnya yg traumatis, dari masa kecil kita akan terpendam atau sengaja ditahan, dan dapat dipancing keluar dengan terapi menggunakan tehnik seperti hipnosis.
Bukti: Meskipun mungkin saja hal ini benar, ahli psikologi sekarang lebih skeptis dibandingkan dengan 10 atau 20 tahun yg lampau.
Kita sekarang tahu bahwa cukup biasa untuk kita menciptakan memori tentang kejadian yg tidak pernah terjadi.
Semua tindakan untuk mengingat hal ini dibantu imajinasi kita untuk merekonstruksi  kejadian.
Ketika seseorang dipandu seorang terapis untuk mengingat kembali memori yg seharusnya terpendam, mereka sangat rentan untuk mengkonstruksikan memori yg salah yg merupakan pelencengan atau kebingungan dari kejadian atau pembentukan kejadian yg tidak pernah terjadi.
Pesan: Tidak semua yg Anda pikir Anda ingat, khususnya yg berasal dari masa lampau, sebenarnya terjadi seperti yg Anda kira.
Bila Anda tidak yakin dan tidak dapat dihubungkan dengan orang dan fakta lain, lupakanlah.

APA ITU DEJA VU?
Pendapat umum: Kadang Anda mengalami perasaan bahwa Anda pernah mengalami hal itu sebelumnya.
Bukti: Setiap orang setuju bahwa fenomena ini terjadi, tapi tidak diketahui apa yg menyebabkan hal itu.
Satu teori menyatakan bawah informasi tersebut diproses beberapa milidetik sebelum Anda menjadi sadar akan hal itu.
Ketika informasi biasanya masuk ke memori jangka pendek dahulu, deja vu dapat merupakan kejadian langka di mana informasi begitu rupa langsung masuk memori jangka-panjang dan kemudian  ketika Anda secara sadar memproses hal itu maka Anda merasakan bahwa seolah Anda telah mengetahui hal itu.
Penjelasan lain adalah bahwa Anda mengalami hal yg sangat mirip sebelumnya sehingga Anda salah mempercayainya sebagai kejadian yg sama.
Saran: Heranlah dengan misteri pikiran Anda dan ingatlah bahwa masih banyak hal yg kita belum mengerti sepenuhnya!

Inilah ide untuk Anda ...
STOP BERKATA PADA DIRIMU SENDIRI BAHWA ANDA MEMILIKI MEMORI YG BURUK
PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA MESKI KEMAMPUAN MEMORI DAPAT BERKURANG SECARA ALAMIAH SEIRING UMUR, TETAPI HAL INI BUKAN TIDAK BISA DIHINDARI ATAU SEBURUK YG KITA PIKIRKAN.
LEBIH LAGI MENGHARAPKAN HAL NEGATIF INI TERJADI AKAN MEMBUAT KEADAAN LEBIH BURUK.
LAIN KALI, SEGERA TAHAN DIRIMU UNTUK BERKATA YG BURUK TENTANG MEMORI ANDA.

Ide yg menjabarkan ...
Bila otak begitu sederhana sehingga dapat kita pahami, kita jauh lebih sederhana dan tidak berdaya karena tidak memahaminya.

T: SAYA TELAH MENDENGAR BAHWA MUSIK KLASIK DAPAT MENINGKATKAN KEKUATAN OTAK.  DAPATKAH HAL INI BEKERJA DENGAN OTAK JUGA?
A: Sayangnya, hal ini hanya mitos belaka.
Meskipun demikian, latihan musik dapat memperbaiki kekuatan otak, jadi belajar memainkan instrumen musik mempunyai beberapa keuntungan sekunder untuk memori Anda.

T: SAYA TELAH MENDENGAR BAHWA KITA HANYA MENGGUNAKAN 10% DARI OTAK KITA.  APAKAH HAL INI BENAR?
A: Tidak benar.
Kita secara konstan menggunakan semua bagian dari otak kita.
Meskipun demikian sebagian besar kita mungkin hanya bekerja di sebagian saja dari potensi memori otak.

Darren Bridger, BOOSTING YOUR MEMORY
Bersambung ...


======================================================

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


Rabu, 30 September 2015

TINGKATKAN MEMORI ANDA BYM.1. JADI BERAPA BANYAK YG BISA ANDA INGAT?

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


BYM.1. JADI BERAPA BANYAK YG BISA ANDA INGAT?

 Dalam hal apa Anda butuh meningkatkan memori Anda?Baiklah, mari kita cari tahu! Jangan panik!Ya, ini hanya sebuah tes, tapi saya tidak sedang menjebak Anda, tidak ada pertanyaan jebakan.Ini lebih ke arah untuk melihat kemana dan bagaimana Anda bisa memperbaiki memori Anda. Tes berikut tidak dimaksudkan untuk komprehensif tetapi didesain hanya untuk memberik gambaran kasar tentang area di mana Anda harus meluang waktu terbanyak Anda.Untuk tiap pertanyaan, taruhlah ‘1’ pada box yg relevan. Bagian ASeberapa sering Anda melupakan nama orang?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Seberapa sering Anda melupakan nomor pribadimu, seperti nomor plat mobil atau no telepon Anda?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Seberapa sering Anda memiliki kesukaran mengingat informasi untuk pekerjaanmu?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah Anda biasa tidak bisa mengingat lelucon?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah Anda sukar menghafal informasi ketika Anda harus belajar sesuatu yg baru?... Jarang... Kadang-kadang... SeringTotalkan nilai pencapaian Anda: Bagian BApakah Anda sering melupakan di mana Anda parkir?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah Anda sering melupakan barang-barang sekitar rumah?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah Anda sukar berkonsentrasi saat mencoba belajar sesuatu yg baru?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah ada minggu – minggu di mana Anda tidak melakukan olahraga (1 sesi 30 menit tidak putus dan bila saat itu diperiksa, denyut nadi Anda lebih cepat dari normal?... Jarang... Kadang-kadang... Sering Apakah Anda typically disorganised?... Jarang... Kadang-kadang... SeringTotal pencapaian Anda ... Bagian CSaya mempunyai ingatan yg lebih buruk daripada rerata.... Tidak setuju... Agak setuju... Setuju Memori akan memburuk seiring umur... Tidak setuju... Agak setuju... Setuju Saya mempunyai memori yg buruk... Tidak setuju... Agak setuju... Setuju Memori saya tidak sebaik seperti yg saya inginkan... Tidak setuju... Agak setuju... Setuju Saya tidak dilahirkan dengan memori yg baik... Tidak setuju... Agak setuju... SetujuTotal pencapaian Anda ... PENILAIAN:Totalkan 3 kolom di bagian A, kemudian total ‘kadang-kadang” dengan 2, dan ‘sering’ dengan 3.Kemudian tambahkan total semuanya sebagai grand total.Ulangi untuk bagian B dan C. Anda mungkin menebak, 3 bagian tes adalah 3 hal yg berbeda.Bila Anda mendapatkan skor tinggi pada bagian A (>10, maka mungkin sebaiknya Anda mengembangkan strategi memori Anda.Ada beberapa tehnik berbeda yg dapat Anda gunakan untuk meningkat kemampuan Anda mengingat.Kebanyakan strategi memori mengandung 2 konsep.Konsep pertama adalah dengan menghubungkan hal yang akan diingat dengan struktur yg telah ada dalam memori Anda, seperti sebuah lokasi atau perjalanan yg Anda tahu pasti atau deretan angka.Konsep kedua menggunakan imajinasi Anda dan khususnya menciptakan incongruent dan emotive imagery dari informasi yg Anda coba hafalkan.Akhirnya, bila Anda mendapat skor tinggi pada bagian C, kemudian Anda mungkin ingin untuk memperbaiki sikap dan kepercayaan diri Anda tentang memori.Fakta bahwa secara virtual, setiap orang memiliki memori yg sangat baik, yg sebenarnya lebih sering berhasil daripada gagal.Kebanyakan ahli memori mengatakan bahwa setiap orang mempunyai memori alamiah yg cukup baik untuk dilatih ke tingkat yg sangat tinggi.Percaya bahwa Anda memiliki memori buruk dapat menjadi nubuatan yg Anda penuhi sendiri, jadi mulai sekarang ini, tolong hilangkan kalimat itu dari bibir Anda! Bila Anda memiliki skor tinggi juga pada bagian B, maka periksalah sikap Anda dalam berinteraksi dengan memori Anda.Meskipun memori kita disimpan di otak kita, otak kita tergantung dari badan dan lingkungan kita agar dapat berfungsi baik.Hal ini mungkin termasuk meningkatkan perhatian Anda; menjaganya tetap sehat dengan cukup tidur, diet yg baik, olahraga teratur dan konsumsi gula/ kafein yg cukup, being organised dan menulis catatan bila diperlukan. Inilah sebuah ide untuk Anda ...Hati-hatilah bahwa kita mempunyai kekuatan yg berbeda dalam mempelajari informasi baru.Beberapa orang lebih suka belajar dengan mendengarkan, orang lain dengan membaca, menulis, mendengar suara mereka sendiri, atau melakukan (membuat model atau mengoperasikan suatu alat).Dengan menjadi tahu dengan metode yg Anda sukai untuk belajar, Anda dapat memilih untuk belajar lebih lanjut dalam cara itu. Ide yg menjabarkan ...“KEUNTUNGAN MEMORI BURUK ADALAH SESEORANG DAPAT MENIKMATI BEBERAPA SAAT HAL BAIK YG SAMA SEPERTI PERTAMA KALI”  Friedrich Nietzsche.Sebaik apakah hal ini berjalan? T: Saya mendapat skor rendah di satu/ dua/ ketiga-tiganya.Apa saran Anda untuk saya lakukan?A: Bila Anda mendapatkan skor rendah pada 1 atau lebih bagian, itu hanya berarti bahwa area tersebut tidak terlalu menjadi masalah untuk Anda. Tetapi akan selalu ada ruang untuk perbaikan.Mulailah dengan memperbaiki area di mana Anda memiliki skor tertinggi atau rasakan motivasi terbesar untuk tambah baik. T: Bagaimana saya mengetahui apakah saya, seorang teman atau saudara, memiliki masalah memori yg serius?J: Tes dimaksudkan untuk memberi beberapa petunjuk untuk perbaikan memori.Di saat beberapa orang berpikir bahwa kita memiliki memori yg buruk, ada juga yg memang secara medis memiliki kemampuan memori yg buruk.Bila Anda berpikir bahwa ini adalah kasus Anda, atau seseorang yg Anda tahu, maka lebih baik untuk aman daripada menyesal: cari pertolongan ke dokter.Ada 2 aturan utama untuk mencari dokter, yaitu:– Bila Anda secara teratur memiliki kesulitan mengingat bahkan hal-hal sederhana, informasi sehari-hari- Dan bila Anda mengalami masalah kesehatan dan fungsi metal. Darren Bridger, BOOSTING YOUR MEMORYBersambung ...



========================================================================

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/
Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


TINGKATKAN MEMORI ANDA BYM.0. FITUR BRILIAN

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?

BYM.0. FITUR BRILIAN

Tiap bab dari buku ini didesain dengan menyajikan ide inspirasional yg dapat Anda baca secara cepat dan dipraktekkan langsung.
Melaluinya Anda akan menemukan 3 fitur yg akan membantu Anda menemukan inti ide tersebut:
-Ini adalah sebuah ide untuk Anda. Lakukan di sini dan saat ini juga. Amati sebaik apa Anda dapat melakukannya.
-Menjabarkan ide Kata-kata bijak dari sang ahli.
-Bagaimana? Bila Anda telah berhasil dalam percobaan pertama, cobalah sembunyikan kekaguman Anda.
Bila, di lain pihak, Anda belum berhasil, di sinilah Anda akan menemukan sebuah Tanya Jawab yang menggarisbawahi masalah umum dan bagaimana mengatasinya.


BYM.0.1. PENDAHULUAN

Apakah kamu mau berhenti melupakan muka seseorang, perjanjian, informasi penting untuk kerja dan fakta vital lain.
Lebih jauh dari hanya 1 dari banyak fungsi otak, memori adalah  kemampuan terpenting yg kita miliki.
Tanpa memori, kita akan kehilangan identitas kita, seperti kekejaman yg dilakukan penyakit Alzheimer.
Tanpa memori, kita akan kehilangan kemampuan kita untuk berpikir.
Dan tanpa memori kita akan kehilangan kemampuan kita untuk melakukan relasi, bekerja dan berinteraksi dengan yg lain.

Tingkat memori Anda dengan melakukan praktek ide-ide penguat memori.
Beberapa ide berikut akan mengajarkan Anda kemampuan dasar peningkatan memori, beberapa akan menyarankan cara Anda dapat melakukan kemampuan itu dan beberapa akan menunjukkan penemuan ilmiah terkini tentang memperbaiki dan melindungi memori.

Ada banyak mitos dan ide yg membingungkan tentang memori.
Apa yg terlihat jelas atau masuk akal, sebenarnya tidak harus begitu.
Dalam buku ini saya berharap dapat menolong Anda membedakan fakta dengan fantasi, dan mengungkapkan tehnik terbaik untuk Anda gunakan.
Memori fotografik, mengungkap memori, melatih otak Anda (seperti Anda melatih otot) membuatnya lebih kuat, dan popping pills untuk meningkatkan otakmu ada semua ide populer yg terbukti lebih daripada yang Anda pikirkan.
Kontrasnya, masyarakat memandang remeh semua keuntungan nyata untuk memori Anda yg berasal dari hidup sehat: diet seimbang, olahraga teratur, dan cukup tidur (bahkan tidur siang, bila Anda dapat mengaturnya).
Sama, dengan pengaturan yg baik dan memfokuskan perhatian Anda adalah tehnik memori yg lebih kuat daripada yang Anda pikir.
Semua ini akan dibicarakan kemudian.

Ironisnya, beberapa tehnik terbaik untuk meningkatkan memori adalah cara yang paling kuno.
Di bawah payung istilah ‘Mnemonics’ (‘M’ nya jangan dibaca), ini mencakup fakta bahwa otak kita telah berkembang sangat baik dengan baik gambar visual dan spatial locations.
Dengan mengubah fakta menjadi gambaran mental, dan membayangkan mereka sepanjang rute dari lokasi-lokasi, Anda dapat mendapatkan kekuatan memori alamiah untuk mengingat hampir semua yg Anda mau.
Semakin tidak mungkin dan berhubungan dengan emosi, sebuah gambaran akan semakin baik, seolah otak kita berkecimpung untuk memberikan perhatian khusus pada fitur-fitur tersebut.
Bagian lain dari imaginasi Anda yg dapat meningkatkan memori adalah perasaan musikal Anda.
Ritme dan rima adalah peningkat memori yg poten.
Hal ini menerangkan mengapa Anda sukar mengingat tabel periodik elemen, karena bank memorimu kepenuhan dengan old ad jingles!

Akhirnya, mereka adalah senjata memori, menginvestasikan waktu untuk belajar mengubah angka menjadi gambar akan meningkatkan kemampuan Anda untuk mengingat informasi.
Seperti lokasi fisik, kita telah menghafal struktur angka, membuatnya kandidat sempurna untuk memori alamiah.

Di jaman internet, kebutuhan terhadap memori kita berubah, dan akan terus begitu seiring teknologi yg berkembang secara eksponensial.
Kita dapat meningkatkan mendapatkan akses informasi secara mudah, cepat, dan nyaman.
Sungguh, dengan turunnya harga memori komputer dan meningkatnya kekuatan kita mendapatkan  alat ‘Perekam Kehidupan” yg dapat kita pakai terus untuk menulis rekaman audio-visual dari kehidupan kita hari demi hari.
Penambahan software penelitian canggih dan kita tidak perlu lagi mencari di memori kita tentang kejadian-kejadian masa lalu; mereka akan tersedia dalam bentuk digital.
‘Mengapa perlu bersusah-susah mengingat informasi,’ atau yang seirama dengan itu, Anda dapat bertanya, ‘bila saya dapat mencarinya dengan cepat dengan hanya membuka internet?’ 
Ini sebuah pertanyaan yg baik dan kadang mungkin tidak terlalu berguna menghafal hal-hal yang dapat dengan mudah diakses dengan alat lain.
Bukti telah menunjukkan bahwa orang muda mengingat lebih sedikit fakta dasar daripada generasi sebelumnya.
Pergantian memori juga terjadi ratusan tahun yg lalu, ketika penulisan dan kemudian percetakan menghapus kebutuhan manusia untuk menghafal seluruh buku.

Meskipun demikian, mengerti bagaimana meningkatkan memori dapat meningkatkan kualitas hidup Anda.
Dengan dapat membawa informasi di kepala Anda daripada dalam notebook atau alat eksternal lain, akan memperkaya intelegensia Anda, tanpa melihat karir atau interaksi sosial Anda.
Juga, semakin banyak informasi yg Anda ketahui tentang bidang tertentu semakin kamu mudah untuk belajar.
Ini adalah lingkaran virtuous.
Sama, dengan membangun kekuatan memori dapat membuat Anda lebih kreatif.
Bila Anda pernah mencari di perpustakaan, Anda mungkin mengalami menemukan secara tidak sengaja informasi penting yang sebenarnya Anda tidak cari dengan sengaja, tetapi muncul saat Anda mencari yg Anda butuhkan.
Sama bila Anda tidak mempunyai perpustakaan mental yg lengkap, kemungkinan kecil Anda bisa secara kreatif menghubungkan informasi lama dengan yg baru.

Mengerti bagaimana dan kapan untuk menggunakan memori Anda adalah penting.
Dan dengan kemajuan terakhir dalam riset ilmiah pada memori, kita dapat meningkatkan memori kita, tidak peduli betapa baik atau buruknya keadaan memori kita saat ini.
Jadi, apakah Anda berharap untuk meningkatkan tingkat pendidikan Anda, meluaskan kesempatan karir, melindungi otak Anda yg menua atau hanya ingin menikmati yg lebih dari pikiran Anda, saya berharap bahwa buku ini dapat membantu Anda.

Darren Bridger, BOOST YOUR MEMORY
Bersambung ...


========================================================================

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/
Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#


Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


PII.1.3 ASPEK IMUNOLOGI IMUNISASI

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?

PII.1.3 ASPEK IMUNOLOGI IMUNISASI


Diketik ulang oleh Federico Mahora dari PEDOMAN IMUNISASI DI INDONESIA 2011, bab I.3 karya Prof. Dr. Corry Matondang, SpA (K)

Imunisasi adalah cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak terpajan pada penyakit tersebut ia tidak menjadi sakit.
Kekebalan yg diperoleh dari imunisasi dapat berupa kekebalan pasif maupun aktif.

Imunisasi yg diberikan untuk memperoleh kekebalan pasif disebut imunisasi pasif dengan memberikan antibodi atau faktor kekebalan pada seseorang yg membutuhkan.
Contohnya adalah pemberian imunoglobulin spesifik untuk penyakit tertentu, misalnya imunoglobulin antitetanus untuk penderita penyakit tetanus.
Kekebalan pasif tidak berlangsung lama karena akan dimetabolisme oleh tubuh, seperti misalnya pada kekebalan pasif alamiah antibodi yg diperoleh janin dari ibu akan perlahan menurun dan habis.

Kekebalan aktif dibuat oleh tubuh sendiri akibat terpajan pada antigen secara alamiah atau melalui imunisasi.
Imunisasi yg diberikan unuk memperoleh kekebalan aktif disebut imunisasi aktif dengan memberikan zat bioaktif yg disebut vaksin, dan tindakan itu disebut vaksinasi.
Kekebalan yg diperoleh dengan vaksinasi berlangsung lebih lama dari kekebalan pasif karena adanya memori imunologis walaupun tidak sebaik kekebalan aktif yg terjadi karena infeksi alamiah.
Untuk memperoleh kekebalan aktif dan memori imunologis yg efektif maka vaksinasi harus mengikuti cara pemakaian dan jadwal yg telah ditentukan oleh produsen vaksin melalui bukti uji klinis yg telah dilakukan.

TUJUAN IMUNISASI
Tujuan imunisasi adalah untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang, dan menghilangkan penyakit tersebut apda sekelompok masyarakat (populasi), atau bahkan menghilangkannya dari dunia seperti yg kita lihat pada keberhasilan imunisasi cacar variola.
Keadaan yg terakhir ini lebih mungkin terjadi pada jenis penyakit yg hanya dapat ditularkan melalui manusia, seperti misalnya penyakit difteria dan poliomielitis.

RESPONS IMUN
Respons imun adalah respons sistem pertahanan tubuh berupa urutan kejadian yg kompleks terhadap stimulasi antigen (Ag)yg bertujuan untuk mengeliminasi antigen tersebut.
Pada dasarnya sistem pertahana tubuh dibedakan dalam sistem imun nonspesifik dan spesifik.
Sistem imun nonspesifik disebut juga imunitas nonadaptif atau innate immunity, artinya tidak ditujukan hanya untuk satu macam antigen tetapi untuk berbagai macam antigen.
Sistem imun spesifik atau imunitas adaptif ditujukan khusus terhadap satu jenis antigen.
Imunitas adaptif akan membangjn memori imunologis dengan membentuk sel memori sehingga pada kontak berikutnya dengan antigen yg sama akan memproduksi antibodi lebih cepat dan lebih banyak.

Jalur aktivasi respons imun spesifik terdiri dari 2 fase, yaitu fase afektor dan efektor.
Fase afektor atau pengenalan diperankan oleh sel yg mempresentasikan antigen (APC), serta sel limfosit B dan limfosit T afektor yg diaktivasi oleh antigen.
Fase efektor diperankan oleh antibodi imunoglobulin produk sel limfosit B dan limfosit T efektor yg telah teraktivasi.

Bila pada kontak pertama pertahanan nonspesifik belum dapat mengatasi invasi mikroorganisme maka imunitas spesifik akan terangsang.
Mikroorganisme yg pertama kali dikenal oleh sistem imun akan ditangkap oleh sel makrofag yg merupakan komponen imunitas nonspesifik dan dipresentasikan pada sel limfosit T dan limfosit B yg merupakan komponen imunitas spesifik.
Sel makrofag yg mempresentasikan antigen pada sel limfosit disebut  sebagai sel APC (antigen-presenting cell).

Mekanisme pertahanan spesifik terdiri dari imunitas selular dan imunitas humoral.
Imunitas selular diperankan oleh kelompok sel limfosit T yg merupakan sentral dari seluruh respons imun tubuh.
Sel limfosit T memproduksi sitokin dan mediator setelah teraktivasi oleh stimulasi antigen.
Imunitas humoral merupakan aktivitas sel limfosit B yg menghasilkan antibodi berupa imunoglobulin (Ig).
Imunoglobulin dibentuk oleh sel limfosit B oleh stimulasi antigen yg mengaktivasi sel limfosit T terlebih dahulu (T-dependent antigen), atau secara langsung oleh antigen tanpa melalui aktivasi sel limfosit T (T-independent antigen).
Imunoglobulin dapat dipindahkan kepada individul lain melalui imunisasi pasif dengan cara penyuntikan serum.
Imunitas selular hanya dapat dipindahkan melalui transfer selular seperti contohnya pada transplantasi organ yg menimbulkan reaksi GRAFT VERSUS-HOST-DISEASE.

KUALITAS RESPONS IMUN
Kualitas respons imun yg timbul tergantung pada faktor intrinsik Ag dan faktor lain seperti,
-Jumlah dan dosis antigen.
-Cara pemberian antigen.
-Pada pemberian secara intradermal (ID), intramuskular (IM), subkutan (SC) organ sasaran adalah kelenjar limfoid regional, sedangkan pemberian intravena (IV) sasaran berada di limpa, pemberian secara orang, pemberiaan secara oral akan plaque Peyer’s, dan melalui inhalasi berada di jaringan limfoid bronkial.
-Penambahan zat yg bekerja sinergis dengan antigen misalnya konjugat, ajuvan, atau antigen lain.
-Sifat molekul antigen, jumlah protein, ukuran dan daya larutnya.
-Faktor genetik pejamu.

RESPONS IMUN SELULAR
Respons imun selular diperankan oleh populasi sel limfosit Th (T-helper, CD4) dan limfosit Tc (T-cytotoxic, CD8).
Kelompok sel Th terdiri dari subpopulasi Th1 dan Th2.
Sel Th memerankan peran sentral dalam respons imun, dan bila teraktivasi oleh antigen akan menginduksi aktivitas seluruh komponen sistem imun.
Mekanisme induksi membutuhkan komunikasi antar sel yg diperankan oleh sitokin, suatu produk sel imun yg teraktivasi oleh antigen.
Produk sitokin tersebut dapat membedakan subpopulasi Th1 dan Th2.
Misalnya Th1 menghasilkan sitokin IL-2, IL-3, TNF-alpha dan Th2 menghasilkan sitokin IL-4,IL-5, IL-6, IL-10, dan IL-13.
Sitokin Th1 menginduksi respons imun selular yg berperan pada reaksi inflamasi pada penyakit infeksi, sepsis, dan reaksi hipersensitivias tipe lambat.
Sitokin Th2 menginduksi respons imun humoral yg menghasilkan imunoglobulin dan berperan pada inflamasi alergi.
Sel Tc dan sel Th berperan pada infeksi yg disebabkan oleh mikroorganisme intraselular seperti infeksi virus, parasit dan beberapa bakteri.
Sel imun selular yg sudah mengenal antigen mikroorganisme penyebab infeksi akan bereaksi secara spesifik.
Sel Th mengeluarkan sitokin untuk mengaktivasi proses inflamasi yg bertujuan untuk mengeliminasi mikroorganisme.
Komponen sistem imun terpenting untuk tujuan tersebut adalah imunitas humoral sehingga peran utama sel Th adalah membantu sel limfosit B menghasilkan imunoglobulin.

Sel Th juga menginduksi sel Tc untuk bereaksi terhadap antigen pada sel target.
Sel Tc mengenal struktur antigen tersebut yg dipresentasikan bersama molekul MHC (Mayor Histocompatibility Complex) kelas I oleh APC.
Dengan induksi sel Th maka sel Tc akan melisis sel terinfeksi yg mengekspresikan struktur antigen penyebab infeksi yg telah dikenalnya.
Karena fungsi untuk melisis sel target tersebut maka sel Tc disebut juga sebagai sel Cytotoxic T Lymphocyte (CTL).

Umumnya antigen bersifat T-dependent (TD), artinya antigen akan merangsang sel imun afektor setelah mengaktivasi sel Th dengan  bantuan sitokin dan mediator yg dilepaskan sel Th yg teraktivasi tersebut.
Sedangkan antigen yg tidak memerlukan sel T (TI) secara langsung merangsang sel limfosit B memproduksi imunoglobulin.
Antigen TD adalah antigen yg kompleks seperti bakteri, virus, dan antigen yg bersifat hapten.
Antigen TI mempunyai struktur sederhana dan berulang, biasanya merupakan molekul besar yg merangsang produksi IgM, Ig2, dan sel memori yg lemah.
Contoh antigen TI adalah polisakarida komponen endotoksin yg terdapat pada dinding sel bakteri, yg dapat mengaktivasi sel B memproduksi antibodi dan berperan juga sebagai stimulan sel B poliklonal.

Limfosit Th akan mengenal antigen bila dipresentasikan bersama molekul produk MHC kelas II serta molekul CD (Cluster Differentiation) penanda klonal sel.
Antigen setelah diproses oleh sel makrofag akan dipresentasikan bersama MHC kelas I atau kelas II dan CD kepada sel Th dan Tc sehingga terjadi ikatan antara antigen dengan reseptor sel T (TCR = T-Cell Receptor).
Akibat ikatan tersebut akan terjadi serangkaian aktivasi sel Th dan Tc yg menginduksi diferensiasi menjadi sel Th dan Tc efektor, serta sel Th dan Tc memori.
Sel imun efektor tersebut juga menghasilkan berbagai sitokin dan mediator yg mempengaruhi aktivitas komponen sistem imun lainnya, misalnya sel Th efektor mengaktivasi makrofag dan sel Tc.

RESPONS IMUN HUMORAL
Reseptor imunoglobulin (Ig) pada sel limfosit B mengenal dan berinteraksi dengan antigen.
Mulanya imunoglobulin permukaan sel ini adalah kelas IgM dan IgD, kemudian pada perkembangan selanjutnya akan terdapat klonal sel limfosit B yg memperlihatkan kelas IgG, IgA, dan mungkin IgE pada individu atopi.
Perkembangan kelas imunoglobulin (regio Fc) tidak memerlukan rangsangan antigen tertentu, tetapi perkembangan regio penangkap antigen (Fab) membutuhkan pengenalan dan stimulasi antigen spesifik.

PAJANAN ANTIGEN PADA SEL B
Antigen akan berikatan dg imunoglobulin permukaan sel B dan dengan bantuan sel Th (bagi antigen TD) akan menginduksi aktivasi sel B menjalani rangkaian proses transformasi blast, proliferasi serta diferensiasi menjadi sel plasma (sel B matang penghasil imunoglobulin) dan sel B memori.
Sedangkan antigen TI dapat secara langsung mengaktivasi sel B tanpa bantuan sel Th.
Produk antibodi spesifik tersebut akan berikatan dengan Ag untuk menetralkan Ag sehingga virulensinya hilang atau membuat kompleks Ag-Ab sehingga lebih mudah difagositosis oleh makrofag.
Fagositosis dapat melibatkan komplemen dalam proses opsonisasi untuk membantu penghancuran Ag.
Ikatan Ag-Ab juga mempermudah lisis oleh sel Tc dan peristiwa ini disebut Antibody Dependent Cellular Mediated Cytotoxicity (ADCC).

Selain produk Ig maka hasil akhir aktivasi sel B adalah  pembentukan sel memori yg kelak bila terpapar lagi dengan Ag serupa akan cepat berproliferasi dan berdiferensiasi.
Hal inilah yg diharapkan pada imunisasi.
Walaupun sel plasma yg terbentuk tidak berumur panjang, kadar antibodi spesifik yg diperoleh dengan vaksinasi cukup tinggi mencapai kadar protektif dalam waktu cukup lama.
Kadar antibodi protektif ini dapat diperoleh ini dapat diperoleh  dan dipertahankan dengan vaksinasi ulang untuk memperoleh efek penguatan (boostering effect).

RESPONS ANTIBODI TERHADAP ANTIGEN
Respons imun primer adalah respons imun yg terjadi pada pajanan pertama kalinya dengan antigen.
Respons imun sekunder  terjadi pada pajanan serupa setelah itu.
Antibodi yg terbentuk pada respons imun primer terutama adalah IgM sedangkan sebagian besar antibodi pada respons imun sekunder adalah IgG, dengna titer dan afinitasnya lebih tinggi serta phase lag lebih pendek.
Respons imun sekunder merupakan aktivitas memori imunologis spesifik.
Pada imunisasi, respons imun sekunder inilah yg kelak diharapkan akan memberi respons adekuat dan efektif bila terpajan pada antigen yg serupa.

MEMORI IMUNOLOGIS
Peran utama vaksinasi adalah untuk menimbulkan memori imunologis yg adekuat dan efektif.
Sel B memori terbentuk di jaringan limfoid di bagian sentral germinal.
Antigen dan antibodi yg membentuk kompleks Ag-Ab akan berikatan dengan komplement (C) membentuk kompleks Ag-Ab-C.
Kompleks Ag-Ab-C dapat berikatan dengan sel dendrit folikel (FDC = Follicular Dendritic Cells) karena terdapat reseptor C di permukaan sel Dendrit.
Sel FDC ini akan mempresentasi dan mengaktivasi sel T dan sel B sehingga terjadi proliferasi dan diferensiasi sel limfosit B membentuk sel plasma penghasil antibodi dan sel B memori.
Untuk mendapat sel B memori yg adekuat dan efektif maka vaksinasi harus mengikuti jalur infeksi alamiah dengan baik, dalam arti bahwa antigen yg dipergunakan harus dapat berikatan dengan sel dendrit folikel serta bersifat T-dependent.

Sel B memori akan berada di sirkulasi sedang sel plasma akan bermigrasi ke sumsum tulang.
Bila sel B memori kembali ke jaringan limfoid dan bertemu dengan antigen serupa maka akan terjadi proses proliferasi dan diferensiasi seperti semula dengan menghasilkan antibodi lebih banyak dengan afinitas lebih tinggi.

Sel T memori dibentuk melalui beberapa tahapan.
Antigen ekstraselular akan diproses APC menjadi peptida yg akan dikenal oleh molekul MHC kelas II sedangkan Ag intraselular diproses di sitoplasma APC akan dikenal oleh molekul MHC kelas I.
Sel APC akan mempresentasikan antigen yg sudah diprosesnya pada sel limfosit T dalam kompleks molekul Ag-MHC-CD.
Kompleks Ag-MHC-CD akan dikenal kompleks molekul TCR-MHC-CD pada permukaan sel limfosit T di jaringan limfoid perifer sehingga sel T akan teraktivasi dan mengeluarkan berbagai produk sitokin.
Sitokin tersebut merangsang proliferasi dan diferensiasi sel limfosit T menjadi sel efektor terhadap Ag spesifik dan sel T memori.
Sel T efektor akan bermigrasi dari jaringan limfoid ke tempat infeksi untuk mengeliminasi mikroorganisme penyebab infeksi, sedangkan sel T memori dalam bentuk tidak aktif berada di sirkulasi untuk jangka waktu yg lama.
Pajanan berikut terhadap antigen serupa akan mengaktifkan sel T memori menjadi sel T efektor.
Sel limfosit T CD4 memproduksi sitokin Th untuk mengaktifkan mekanisme eliminasi mikroba ekstraselular, sedangkan sel CD8 yg mempunyai fungsi sitolitik (CTL) akan memusnahkan mikroorganisme intrasel.

KEBERHASILAN IMUNISASI
STATUS IMUN PEJAMU
Keberhasilan imunisasi tergantung pada beberapa faktor, yaitu status imun pejamu, faktor genetik pejamu, serta kualitas dan kuantitas vaksin.

Kemampuan tubuh untuk memproduksi antibodi spesifik terhadap vaksin yg adekuat dan efisien sangat menentukan keberhasilan vaksinasi.
Kemampuan tersebut dapat terganggu antara lain oleh tingkat kemampuan respons imun atau oleh gangguan pengenalan antigen vaksin.
Gangguan pengenalan vaksin misalnya dapat terjadi karena masih terdapat antibodi maternal dalam sirkulasi bayi.
Antibodi terhadap virus campak pada bayi yg diperoleh melalui transmisi maternal semasa janin akan menetralisasi antigen vaksin campak sehingga hasil vaksinasi tidak memuaskan.
Tetapi kandungan antibodi sekretori sIgA antipolio dalam air susu ibu (ASI) tidak mempengaruhi keberhasilan vaksinasi polio yg diberikan secara oral.
Laporan penelitian Divisi Alergi-Imunologi Anak FKUI/ RSCM Jakarta menunjukkan bahwa kadar sIgA antipolio tinggi hanya terdapat pada kolostrum dan tidak ditemukan lagi pada ASI setelah bayi berumur 5 bulan.
Karena itu pada masa pemberian kolostrum (kurang atau sama dengan 3 hari setelah lahir) sebaiknya ASI tidak diberikan dahulu dalam waktu 2 jam sebelum dan sesudah vaksinasi polio oral.

Keberhasilan vaksinasi memerlukan maturitas imunologik.
Pada bayi neonatus fungsi makrofag masih kurang terutama fungsi mempresentasikan antigen karena ekspresi HLA (Human Leucocyte Antigen) masih kurang pada permukaannya, selain deformabilitas membran serta respons kemotaktik yg masih kurang.
Kadar komplemen dan aktivitas opsonin komplemen masih rendah, demikian pula aktivitas kemotaktik serta daya lisisnya.
Fungsi sel Ts (T supresor) relatif lebih menonjol dibandingkan pada bayi atau anak karena memang fungsi imun pada masa intra uterin lebih ditekankan pada toleransi dan hal ini masih terlihat pada bayi baru lahir.
Pembentukan antibodi spesifik terhadap antigen tertentu masih kurang.
Jadi vaksinasi pada neonatus akan memberikan hasil yg kurang dibandingkan pada anak sehingga memerlukan imunisasi ulang dan imunisasi penguatan.

Status imun mempengaruhi hasil imunisasi.
Individu yg mendapat obat imunosupresan, menderita defisiensi imun kongenital, atau menderita penyakit yg menimbulkan defisiensi imun sekunder seperti pada penyakit keganasan juga akan mempengaruhi keberhasilan vaksinasi.
Bahkan adanya defisiensi imun merupakan indikasi kontra pemberian vaksin hidup karena dapat menimbulkan penyakit pada individu tersebut.
Demikian pula vaksinasi pada individu yg menderita penyakit infeksi sistemik seperti campak, tuberkulosis milier akan mempengaruhi pula keberhasilan vaksinasi.

Keadaan gizi yg buruk akan menurunkan fungsi sel sistem imun seperti makrofag dan limfosit.
Imunitas selular menurun dan imunitas humoral spesifisitasnya rendah.
Meskipun kadar globulin gamma normal atau bahkan meninggi, imunoglobulin yg terbentuk tidak dapat mengikat antigen dengan baik karena terdapat kekurangan asam amino yg dibutuhkan untuk sintesis antibodi.
Kadar komplemen juga berkurang dan mobilisasi makrofag berkurang, akibatnya respons terhadap vaksin atau toksoid berkurang.

FAKTOR GENETIK PEJAMU
Interaksi antara sel-sel sistem imun dipengaruhi oleh variabilitas genetik.
Secara genetik respons imun manusia dapat dibagi atas responder baik, cukup, dan rendah terhadap antigen tertentu.
Ia dapat memberikan respons rendah terhadap antigen tertentu tetapi terhadap antigen lain dapat lebih tinggi.
Karena itu tidak heran bila kita menemukan keberhasilan vaksinasi yg tidak 100%.

Faktor genetik dalam respons imun dapat berperan melalui gen yg berada pada kompleks MHC (Major Histocompatibility Complex) dan gen non MHC.
Gen kompleks MHC berperan dalam presentasi antigen.
Sel Tc akan mengenal antigen yg berasosiasi dengan molekul MHC kelas I.
Sel Tc serta Th akan mengenal antigen yg berasosiasi dengan molekul MHC kelas II.
Jadi respons sel T diawasi secara genetik sehingga dapat dimengerti bahwa akan terdapat potensi variasi respons imun.
Pada gen non MHC, secara klinis kita melihat adanya defisiensi imun yg berkaitan dengan gen tertentu misalnya agamaglobulinemia yg terangkai dengan kromosom X yg hanya terdapat pada anak laki-laki atau penyakit alergi yaitu penyakit yg menunjukkan perbedaan respon imun terhadap antigen tertentu merupakan penyakit yg diturunkan.
Faktor-faktor ini menyokong adanya peran genetik dalam respons imun, hanya saja mekanisme yg sebenarnya belum diketahui.

KUALITAS DAN KUANTITAS VAKSIN
Vaksin adlah mikroorganisme atau toksoid yg diubah sedemikian rupa sehingga patogenisitas dan toksisitasnya berkurang atau hilang tetapi masih tetap mengandung sifat antigenisitas.
Beberapa faktor kualitas dan kuantitas vaksin dapat menentukan keberhasilan vaksinasi, seperti cara pemberian, dosis, frekuensi pemberian ajuvan yg dipergunakan, dan jenis vaksin.

-Cara pemberian vaksin akan mempengaruhi respons imun yg timbul.
Misalnya vaksin polio oral akan menimbulkan imunitas lokal di samping sistemik, sedangkan vaksin polio parenteral akan memberikan imunitas sistemik saja.

-Dosis vaksin terlalu tinggi atau terlalu rendah mempengaruhi respon imun yg terjadi.
Dosis terlalu tinggi akan menghambat respons imun yg diharapkan, sedang dosis terlalu rendah tidak merangsang sel imunokompeten.
Dosis yg tepat diketahui dari hasil uji klinis, karena itu dosis vaksin harus sesuai dengan dosis yg direkomendasikan.

-Frekuensi pemberian mempengaruhi respons imun yg terjadi.
Sebagaimana telah kita ketahui, respons imun sekunder menimbulkan sel efektor aktif lebih cepat, dan produksi serta afinitas lebih tinggi.
Di samping frekuensi, jarak pemberian vaksin juga mempengaruhi respons imun yg terjadi.
Bila pemberian vaksin berikutnya diberikan pada saat kadar antibodi spesifik masih tinggi maka antigen yg masuk segera dinetralkan oleh antibodi spesifik yg masih tinggi tersebut sehingga tidak sempat merangsang sel imunokompeten.
Bahkan dapat terjadi apa yg dinamakan reaksi Arthus yaitu bengkak kemerahan di daerah suntikan antigen akibat pembentukan kompleks antigen-antibodi lokal sehingga terjadi peradangan lokal.
Karena itu pemberian ulang (booster) sebaiknya mengikuti apa yg dianjurkan produsen vaksin sesuai dengan hasil uji klinis.

-Ajuvan adalah zat yg secara nonspesifik dapat meningkatkan respons imun terhadap antigen.
Ajuvan akan meningkatkan respons imun dengan mempertahankan antigen pada atau dekat dengan tempat suntikan dan mengaktivasi sel APC (Antigen Presenting Cells) untuk memproses antigen secara efektif dan memproduksi interleukin yg akan mengaktifkan sel imunokompeten lainya.

-Jenis vaksin hidup akan menimbulkan respons imun lebih baik dibandingkan vaksin mati atau yg diinaktivasi, atau vaksin komponen mikroorganisme.
Rangsangan sel Tc memori membutuhkan suatu sel yg terinfeksi karena itu dibutuhkan vaksin hidup.
Vaksin hidup diperoleh dengan cara atenuasi (dilemahkan) untuk menghasilkan organisme yg hanya dapat menimbulkan penyakit yg sangat ringan..

Atenuasi diperoleh dengan memodifikasi kondisi tempat tumbuh mikroorganisme, misalnya suhu yg tinggi atau rendah, kondisi anaerob, atau menambah empedu pada media kultur seperti pada pembuatan vaksin BCG yg sudah ditanam selama 13 tahun.
Dapat pula dipakai mikroorganisme yg virulen untuk spesies lain tetapi untuk manusia avirulen misalnya virus cacar sapi

PERSYARATAN VAKSIN
Apabila dilihat dari sudut pandang mekanisme respons imun terhadap pajanan antigen maka terdapat empat faktor sebagai persyaratan vaksin, yaitu:
1.Mengaktivasi APC untuk mempresentasikan antigen dan memproduksi sitokin.
2.Mengaktivasi sel T dan sel B untuk membentuk banyak sel memori.
3.Mengaktivasi sel Th dan sel Tc terhadap beberapa epitop antigen untk mengatasi variasi respon imun yg ada dalam populasi karena adanya polimorfisme MHC.
4.Memberi antigen yg persisten, mungkin dalam sel folikular dendrit jaringan limfoid tempat sel B memori direkrut sehingga dapat merangsang sel B sewaktu-waktu menjadi sel plasma yg membentuk antibodi terus-menerus sehingga kadarnya tetap tinggi.

Apakah persyaratan ini seluruhnya atau sebagian saja, tergantung dari ada atau tidaknya variasi genetik dan respons imun yg diinginkan.
Vaksin yg memenuhi keempat persyaratan tersebut adalah vaksin hidup.
Pada umumnya antibodi yg terbentuk akibat vaksinasi sudah cukup untuk mencegah terjadinya infeksi sehingga pembentukan sel Tc terhadap berbagai epitop antigen tidak merupakan keharusan.
Pada penyakit difteria dan tetanus misalnya yg dibutuhkan adalah antibodi untuk netralisasi toksin.

PEDOMAN IMUNISASI di INDONESIA
Bersambung ...
=======================================================================
www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/

Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


Selasa, 29 September 2015

NILAI IMUNISASI PII.I.2. THE VALUE OF VACCINATION

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?


PII.I.2. THE VALUE OF VACCINATION

Diketik kembali dari Pedoman Imunisasi di Indonesia edisi 4, Bab I.2, dengan penulis asli: Sri Rezeki S Hadinegoro

Pendahuluan
Dalam dunia kesehatan dikenal 3 pilar utama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat yaitu preventif atau pencegahan, kuratif atau pengobatan, dan rehabilitatif.
Melalui upaya pencegahan penularan dan transmisi penyakit infeksi yg berbahaya akan mengurangi morbiditas dan mortalitas penyakit infeksi pada anak, terutama kelompok di bawah umur 5 tahun.
Penyediaan air bersih, Nutrisi yg seimbang, Pemberian air susu ibu eksklusif, Menghindari pencemaran udara di dalam rumah, Keluarga berencana, dan Vaksinasi merupakan unsur utama dalam upaya pencegahan.
Penyakit infeksi yang berbahaya berarti penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian dan kecacatan seumur hidup dan akan menyebabkan beban masyarakat di kemudian hari.

Mempelajari vaksinasi, dunia telah menapaki jalan yg panjang.
Sejak para ahli dalam bidang vaksinasi yaitu Edward Jenner, Louis Pasteur, Emil von Behring, dan Shibasaburo Kitasato, Johan Salk, dan Albert Sabin, selama hampir 3 abad yaitu antara tahun 1689 sampai tahun 1950-an telah meletakkan dasar-dasar imunisasi yang kita kenal saat ini.
Sampai akhirnya kini telah dikenal secara luas adanya vaksin sebagai ‘alat’ yg efektif dan murah untuk perbaikan kesehatan umat manusia.
Anak-anak di semua negara secara rutin telah mendapat imunisasi untuk mencegah penyakit berbahaya sehingga imunisasi merupakan dasar kesehatan masyarakat.

Namun, disayangkan masih banyak negara berkembang yg masih belum dapat mencapai universal child immunization (UCI) karena cakupan imunisasi yg rendah.
Sebenarnya apabila UCI dapat dicapai maka kita dapat menyelamatkan 3 juta anak yang meninggal akibat penyakit yg dapat dicegah dengan imunisasi setiap tahun.

Upaya imunisasi di Indonesia dapat dikatakan telah mencapai tingkat yg memuaskan.
Namun, dari Survei Kesehatan dan Demografi Indonesia (SKDI) diketahui bahwa pada 2 tahun terakhir cakupan imunisasi sangat dirasakan dengan ditemukannya kembali kasus poilo dan difteria di negara kita.
306 orang anak menderita poliomielitis pada periode Mei 2005 sampai dengan Februari 2006 sebagai akibat cakupan vaksinasi polio yg menurun di daerah Cidahu, Sukabumi.
Angka kejadian difteria yg masih tinggi pada tahun 2000 ditemukan 1036 kasus dan 174 kasus pada th 2007 merupakan bukti bahwa vaksinasi DPT tidak merata.
Keadaan yg memprihatinkan ini ditambah lagi dengan maraknya kampanye anti vaksin yg disuarakan oleh kelompok tertentu.
Pandangan negatif terhadap vaksinasi bukan saja dikemukakan oleh masyarakat awam namun juga oleh sebagian petugas kesehatan.

MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS SASARAN TAHUN 2015
Dunia telah bersepakat untuk melakukan upaya mensejahterakan masyarakatnya bersama-sama.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam program Millenium Development Goals (MDGs) = Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium.
Sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi komitment tersebut, Indonesia selaku salah satu negara yang turut menandatangani Deklarasi Milenium pada September 2000, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencana Pembangunan Nasional telah mengeluarkan Laporan Perkembangan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium pada Februari 2004.
Pencapaian MDGs tujuan (goal) nomer 4 adalah menurunkan kematian anak, dengan target menurunkan angka kematian balita menjadi 2/3 dari tahun 1990 ke tahun 2015.
Menurut SKDI angka kematian balita tahun 1998-2003 adalah 46 per 1000 kelahiran hidup, jauh menurun dibandingkan 216 per 1000 kelahiran hidup tahun 1960.
Namun kita perlu sadari bahwa angka kematian bayi di Indonesia tertinggi di antara negara ASEAN (4,6 kali di Malaysia, 1,3 kali Filipina, dan 1,8 kali kematian bayi di Thailand).
Target tahun 2015 angka kematian balita harus turun menajdi 23 per 1000 kelahiran hidup.
Di dalam mencapai tujuan keempat MDGs, program vaksinnais menduduki peran yg sangat penting dan strategis.
Mengapa?
Apa saja kelebihan yg berada di balik program imunisasi tsb?
Saya meminjam istilah seorang pakar health economist David Bloom yg mengupas tentang the values of vacination.

IMUNISASI SEBAGAI UPAYA EFEKTIF PENCEGAHAN PENYAKIT.
Seorang dapat menderita penyakit infeksi sebagai akibat dari interaksi antara “host” (pejamu) yaitu orang yg diserang penyakit, “agent” (mikroorganisme penyebab penyakit, dapat bersifat ganas atau tidak , dan “enviroment” (lingkungan yg menyokong terjadinya penyakit).
Apabila salah satu komponen dominan atau lemah maka infeksi tersebut akan terjadi.
Dalam upaya pencegahan, kita dapat mengendalikan faktor pejamu.
Melalui imunisasi dapat diupayakan mempertinggi kekebalan pejamu terhadap penyakit tertentu sehingga dapat melawan mikroorganisme penyebab penyakit, tanpa harus mengalami sakit terlebih dahulu.
Mengingat pemberian antibiotik tidak menyelesaikan semua masalah penyakit infeksi, maka lebih bijak apabila kita dapat mencegah terjangkitnya penyakit infeksi.
Dalam sepuluh tahun terakhir, duinia sudah mengubah paradigma kuratif ke arah preventif, yg lebih murah dan efektif.

DAMPAK IMUNISASI SECARA INDIVIDU DAN SOSIAL
Nilai (value) vaksin dibagi dalam 3 kategori yaitu secara individu, sosial, dan keuntungan dalam menunjang sistem kesehatan nasional.
Secara singkat, apabila seseorang anak telah mendapat vaksinasi maka 80%-95% akan terhindar dari penyakit infeksi yg ganas.
Makin banyak bayi/ anak yg mendapat vaksinasi (dinilai dari cakupan imunisasi), makin terlihat penurunan angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
Kekebalan individu ini akan mengakibatkan penularan penyakit dari anak ke anak lain atau kepada orang dewasa yg hidup bersamanya.
Inilah yg disebut keuntungan sosial, karena dalam hal ini 5%-20% anak yg tidak diimunisasi akan juga terlindung, disebut herd immunity atau kekebalan komunitas.
Maka mendeteksi daerah penularan penyakit melalui program imunisasi sangat membantu mencari siapa target vaksinasi sehingga akan tepat sasaran dan lebih cepat menurunkan insidens penyakit, upaya ini disebut source drying.

Keuntungan lain, dengan menurunnya angka kesakitan akan menurunkan pula biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit, mencegah kematian dan kecacatan yg akan menjadi beban masyarakat seumur hidupnya.
Dengan mencegah seorang anak dari penyakit infeksi yg berbahaya, berarti akan meningkatkan kualitas hidup anak dan meningkatkan daya produktivitas di kemudian hari.
Perlu diingat bahwa 30% dari anak-anak masa kini adalah generasi yg akan memegang kendali pemerintahan di masa yg akan datang.

Vaksinasi merupakan upaya paling ampuh dalam mencegah penyebaran/ penularan penyakit infeksi yg ganas dan menular dari orang ke orang lain.
Sebagai pengalaman yg tidak mungkin terlupakan adalah terjadinya “reinfeksi polio” di negara kita, Februari 2005.
Sebenarnya program vaksinasi polio di negara kita sudah sangat baik, hal ini dibuktikan dengan tidak ditemukan lagi kasus polio di Indoensia sejak tahun 1995.
Namun mengapa pada awal th 2005 ada kasus polio kembali?
Cakupan imunisasi polio yg rendah membuat suatu daerah rentan thd penularan.
Kasusu polio impor dari Sudan ditemukan di Sukabumi, Jawa Barat, dalam waktu yg sangat singkat dapat menyebar sampai Nangroe Aceh Darusalam dan dari Jawa Barat menyebar sampai ke Jawa Timur dan pulau Madura.
Dalam waktu kurang dari 6 bulan telah ditemukan 306 kasus polio dengan kelumpuhan yg menetap.
Melalui upaya yg menghabiskan dana yg sangat besar (PIN 6 kali dan Sub PIN 5 kali), dan menguras tenaga para petugas kesehatan yg dibantu para kader telah menghalau penyakit polio dari bumi kita, terbukti kasus polio terakhir dilaporkan pada tanggal 22 Februari 2006 di NAD.

KEAMANAN VAKSIN DIUTAMAKAN
Upaya imunisasi di Indonesia yg telah dilakukan sejak tahun 70-an pada bayi dan anak, merupakan program untuk memenuhi Konvensi Hak Anak yg diberlakukan sejak 2 September 1990 oleh PBB.
Konvensi Hak Anak meliputi hak atas kelangsungan hidup (survival), hak untuk berkembang (development), hak atas perlindungan (protection) dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat (participation).
Maka sebagai upaya nyata, pemerintah bersama orang tua mempunyai kewajiban memberikan upaya kesehatan terbaik demi tumbuh kembang anak, dan imunisasi merupakan upaya pencegahan yg efektif terhadap penyakit infeksi yg dapat menyebabkan kematian dan kecacatan.
Dengan makin banyaknya bayi/ anak yg mendapat imunisasi, penyakit yg dicegah tersebut makin arang terlihat lagi.
Di lain pihak, rasa ketakutan kepada efek samping vaksinasi menjadi lebih dominan dibandingkan dengan ketakutan terhadap penyakitnya.
Padahal akibat dari penyakit jelas lebih membahayakan dibandingkan dengan dampak imunisasi.
Misalnya anak yg terkena campak akan mengalami demam tinggi (terjadi pada 90%) sehingga anak dapat mengalami kejang untuk anak yg mempunyai riwayat kejang demam, dapat mengalami pneumonia 40% kasus, atau ensefalitis 2% sebagai komplikasi campak.
Sedangkan akibat imunisasi campak tidak seberapa apabila dibanding dengan penyakitnya, demam yg akan timbul satu minggu setelah imunisasi terjadi pada sekitar 10% dari anak yg diimunisasi dan dapat diobati dengan obat penurun panas.

Berbagai jenis vaksin yg beredar di masyarakat sejak 10 tahun terakhir, merupakan vaksin yg aman dan ampuh.
Berarti, vaksin yg dipergunakan di seluruh dunia mempunyai keamanan yg sama karena mempergunakan standar internasional.
Di samping itu, vaksin tersebut dapat menimbulkan kekebalan yg lebih baik dan lebih tinggi kadarnya, sehingga bertahan dalam jangka waktu yg lebih lama daripada vaksin terdahulu.
Vaksin adalah mikroorganisme atau toksoid yang diubah sedemikian rupa sehingga patogenitas atau toksisitasnya hilang tetapi masih dapat mengandung sifat antigenisitas.
Pada dasarnya vaksin dibagi menjadi vaksin dibagi menjadi vaksin hidup yg dilemahkan (live attenuated vaccine) dan vaksin mati (killed inactivated vaccine)
Vaksin hidup mempunyai kelebihan karena dapat menghasilkan kadar antibodi yg lebih tinggi dan pada umumnya bertahan lama.
Namun, dapat menimbulkan reaksi simpang yg berat, sesuai dengan infeksi alami.
Sedangkan vaksin mati, dapat berupa mikroorganisme utuh atau komponennya.
Komponen yg dipilih adalah komponen mikroorganisme (antigen) yg bersifat imunogen artinya yg bertanggung jawab terhadap respons antibodi yg diinginkan.
Keuntungan vaksin mati/ komponen pada umumnya tidak memberikan reaksi simpang yg berat (reaksi sistemik), namun menyebabkan reaksi simpang lokal (pada tempat suntikan).
Reaksi lokal tersebut disebabkan oleh zat lain yg terdapat di dalam vaksin seperti adjuvant, preservations, buffer, antibiotik, atau zat pelarut.
Zat-zat tersebut diperlukan untuk meningkatkan titer antibodi yg dibentuk, sebagai pengawet ataupun melindungi terhadap kontaminan pada vaksin yg dikemas sebagai multi dose vial.

Keinginan menghasilkan vaksin yg lebih aman dan dapat memberikan perlindungan selama mungkin, membuat para ahli berupaya mengurangi reaksi simpang yg dapat ditimbulkan, mencari antigen yg tepat, mencari adjuvant yg aman untuk meningkatkan kadar antibodi protektif sehingga bertahan lebih lama,memilih protein aktif yg dapat berkonyugasi dengan antigen polisakarida, serta mempergunakan DNA recombinant.
Maka dengan teknologi rekayasa genetik, dapat dihasilkan vaksin-vaksin dengan teknologi baru seperti vaksin rekombinan (vaksin rekombinan HepB), vaksin split (vaksin influenza), vaksin aselular pertusis, vaksin konjugasi (vaksin pneumokokus, meningokokus), vaksin kombinasi (vaksin DTP-Hib, DTP-hepatitis B, DTP-Hib-IPV), adjuvanted vaccine (vaksin HPV), dan vaksin DNA (vaksin dengue).

Keamanan vaksin tercermin dari kualitas dan kuantitas vaksin yg diberikan, yg akan menentukan keberhasilan vaksinasi seperti cara pemberian, dosis, interval pemberian, dan jenis vaksin.
Cara pemberian vaksin akan mempengaruhi respons imun yg timbul.
Misalnya vaksin polio oral (OPV) akan menimbulkan imunitas lokal di samping sistemik, sedang vaksin polio parenteral (IPV) akan memberikan imunitas sistemik yg lebih baik daripada lokal.
Hal lain mengenai dosis vaksin, dosis yg terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mempengaruhi respons imun.
Dosis terlalu tinggi akan menghambat respons imun, sedang dosis terlalu rendah tidak merangsang sel imunokompeten.
Maka dosis yg tepat adalah dosis yg sesuai dengan dosis yg direkomendasikan.
Frekuensi pemberian juga mempengaruhi respons imun yg terjadi.
Respons imun sekunder menimbulkan sel efektor aktif lebih cepat, lebih tinggi produksinya, dan afinitasnya yg lebih tinggi.
Di samping frekuensi, jarak pemberian pun akan mempengaruhi respons imun yg terjadi.
Apabila pemberian vaksin berikutnya diberikan pada saat kadar antibodi spesifik masih tinggi, maka antigen yg masuk segera dinetralkan oleh antibodi spesifik yg masih tinggi tersebut sehingga tidak sempat merangsang sel imunokompeten.
Bahkan dapat terjadi apa yg dinamakan reaksi Arthus, yaitu bengkak kemerahan di daerah suntikan antigen akibat pembentukan kompleks antigen-antibodi lokal sehingga terjadi peradangan lokal.
Oleh karena itu jadwal pemberian ulang (booster) sebaiknya mengikuti apa yg dianjurkan.

Ajuvan adalah zat yg secara nonspesifik dapat meningkatkan respons imun terhadap antigen.
Ajuvan akan meningkatkan respons imun dengan mempertahankan antigen pada atau dekat dengan tempat suntikan, dan mengaktivasi sel APC (Antigen Presenting Cells) untuk memproses antigen secara efektif dan memproduksi interleukin yg akan mengaktifkan sel imunokompeten lainnya.
Namun adjuvan dapat menyebabkan reaksi lokal pasca imunisasi, walaupun pada umumnya ringan.
Keberhasilan imunisasi juga tergantung pada status imun pejamu dan faktor genetik maka untuk individu dengan defisiensi imun diperlukan panduan imunisasi khusus.

RISK AND BENEFITS OF IMMUNIZATION
INVESTASI KESEHATAN
Beberapa ahli memperkirakan bahwa vaksinasi mempunyai nilai di bawah keperluan esensial lain seperti pengobatan dan pendidikan, maka keluarga harus menabung untuk keperluan tersebut.
Tidak terpikirkan oleh mereka bahwa pencegahan penyakit akan mengurangi biaya pengobatan dan meningkatkan mutu pendidikan akan mengurangi biaya pengobatan dan meningkatkan mutu pendidikan apabila anak tetap sehat.
Oleh karena itu para ahli kesehatan masyarakat mengatakan program imunisasi sangat efektif dan murah apabila diberikan dalam cakupan yg luas, secara nasional.
Imunisasi berguna sebagai investasi untuk kesejahteraan anak masa depan, seperti yg dilaporkan dalam World Development Report tahun 1993 yaitu investing in health.
Untuk menghitung berapa nilai vaksinasi sebagai alat pencegahan penyakit, diperlukan perhitungan secara farmako-ekonomi, dengan memperhitungkan terlebih dahulu parameter yg akan dipergunakan.
Badan Kesehatan Dunia untuk Regional Asia Tenggara (WHOSEARO), mengatakan bahwa apabila suatu negara memerlukan vaksin sebagai upaya pencegahan penyakit secara nasional, harus melalui beberapa tahapan pemikiran dan strategi.

PERTAMA, tentukan besaran masalah penyakit yg akan dicegah dengan vaksinasi tersebut, disebut burden of disease.
Jadi kita harus tahu penyebab penyakit infeksi tersebut, data dari kelompok usia beberapa yg paling banyak terkena, bagaimana gejala penyakitnya, bagaimana cara penularannya, berapa besar kematian, bagaimana pengobatan dan bagaimana apabila terjadi komplikasi, apakah jika setelah anak sembuh akan menderita kecacatan seumur hidup?
Sehingga dengan demikian dapat dinilai berapa uang yg dapat diinvestasikan dibandingkan pengeluaran yg harus dikeluarkan apabila anak sakit.
Sebagai contoh, kematian anak di bawah umur 1 tahun di Indonesia 75% disebabkan karena infeksi saluran nafas akut, komplikasi perinatal (bayi umur 0-28 hari), dan diare.
Maka upaya untuk mengatasi ketiga penyebab kesakitan dan kematian utama tersebut harus diutamakan.
Cukup banyak vaksin yg dapat dicegah penyakit yg berhubungan dengan infeksi saluran nafas akut, yaitu vaksinasi campak dapat mencegah 20%, pertusis 15%, Hib 8%, dan pneumokokus 25%.
Mengingat hampir 50% dari diare disebabkan oleh rotavirus, maka vaksinasi rotavirus akan sangat bermanfaat dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada diare.

KEDUA, kajian terhadap vaksin yg akan dipergunakan secara masal.
Bagaimana keamanan vaksin, berapa lama menimbulkan kekebalan, bagaimana efek samping yg dapat terjadi setelah diimunisasi (kejadian ikutan pasca imunisasi/ KIPI), berapa besar vaccine efficacy dalam upaya mencegah penyakit (diketahui dari pemantauan jangka panjang).

KETIGA, keberadaan jumlah vaksin yg telah beredar harus senantiasa dijaga (sustainable), untuk hal ini produsen vaksin harus memperhatikan keadaan jumlah vaksin di pasaran tidak boleh sampai kekurangan.

KEEMPAT, menghitung keuntungan dan kerugian dalam menerima vaksin baru (cost benefit analysis).
Dalam penghitungan cost benefit, semua keuntungan, dan kerugian dihitung dalam bentuk uang.
Termasuk di dalamnya berapa biaya perawatan dan pengobatan apabila sakit, kerugian tidak sekolah, kerugian orang tua menunggu anaknya apabila sakit sehingga tidak bekerja, dan yg paling penting berapa kerugian apabila menjadi cacat seumur hidup.
Di pihak lain berapa keuntungan yg didapatkan termasuk peningkatan kualitas hidup naka sehingga tidak terkena penyakit, efektifitas dan efikasi vaksin untuk mencegah penyakit, dan peningkatan nilai kesehatan orang di sekitarnya (indirect impact/ herd immunity).
Analisis tersebut dihitung dengan DALY’s score.

EXTENDING LIFE EXPECTANCY
Melalui penilaian hal-hal yg telah disebutkan, akan dapat dirasakan bahwa dengan memberikan vaksinasi pada seorang bayi/ anak lebih banyak manfaatnya daripada kerugiannya.
Imunisasi dapat mencegah penyakit di masa depan.
Sebagai contoh hepatitis B, melalui imunisasi hepatitis B pada bayi dapat mencegah kejadian hepatocarcinoma pada umur produktif (30-40 tahun).
Oleh karena sekitar 90% bayi yg dilahirkan oleh ibu dengan infeksi hepatitis B aktif akan mengalami infeksi virus hepatitis B, 95% akan berkembang menjadi kronik dan menjadi kanker hati di kemudian hari.
Contoh lain, pemberian vaksinasi tetanus minimal harus diberikan 5 kali seumur hidup, untuk mencegah hampir 100% tetanus neonatorum pada bayi yg dilahirkan.
Demikian juga vaksinasi MMR pada anak di usia 15 bulan dan 5 tahun, akan mencegah cacat bawaan apabila di kemudian hari telah menjadi seorang ibu.
Ibu hamil yg menderita rubela akan melahirkan bayi dengan cacat bawaan disebut rubela kongenital (76%) dengan kelainan jantung bawaan, katarak, microcephal, sehingga keterlambatan perkembangan anak.
Dengan beberapa contoh tersebut, dapat dikatakan bahwa imunisasi merupakan investasi untuk mendapatkan kesejahteraan di masa depan dan akan memperpanjang usia harapan hidup.

MENCEGAH PERKEMBANGAN BAKTERI YG RESISTEN TERHADAP ANTIBIOTIK
Keuntungan lain dari pencegahan infeksi, adalah mencegah terjadinya resistensi antibiotik terhadap bakteri penyebab.
Melalui pencegahan penyakit, insiden penyakit akna menurun oleh karena transmisis penyakit menurun, termasuk menurunnya bakteri yg resisten terhadap antibiotik.
Tampak penurunan angka kejadian resistensi terhadap Streptococcus pneumonia mengikuti program vaksinasi pneumokokus konyugasi di Amerika Serikat sejak tahun 2000.

KEAMANAN MELAKUKAN PERJALANAN KE NEGERI ENDEMIK
Imunisasi sangat penting untuk keamanan perjalanan ke negara endemik suatu penyakit, misalnya calon haji harus mendapat vaksinasi meningitis meningokok.
Berkumpulnya begitu banyak orang dari segala penjuru dunia, terutama dari daerah meningitis belt di Afrika.
Oleh karena meningokokus tidak ada di Indonesia, maka orang Indonesia tidak mempunyai antibodi terhadap meningokok dan rentan terhadap penularan.
Penyakit lain yg diperlukan untuk berkunjung ke luar negeri adalah yellow fever dan Japanese encephalitis.

PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu negara tentunya akan lebih baik apabila masyarakatnya lebih sehat sehingga anggaran untuk pengobatan dapat dialihkan kepada keperluan lain yg membutuhkan.
Perhatian orang tua pun dapat terpusat pada peningkatan ekonomi dan tidak diganggu oleh kesakitan anak-anaknya.

PENINGKATAN PERDAMAIAN
World Health Organization membuat ilustrasi yg telah terjadi di Bangladesh saat akan dilakukan imunisasi masal (PIN polio) maka untuk sementara kedua organisasi yg sedang bertengkar, damai untuk sementara.
Jadi walaupun dalam keadaan perang, imunisasi dapat menjadi upaya perdamaian demi kesehatan masyarakatnya.

PENCEGAHAN TERHADAP BIOTERRORISM
Isu bioterrorism akhir-akhir ini muncul sebagai hal yg mengancam keamanan suatu negara.
Dengan pemberian vaksinasi lengkap, maka kita tidak perlu khawatir terhadap isu tersebut yg mungkin belum tentu benar.

HORMATI ORANG TUA UNTUK MEMILIH
Dalam dunia kedokteran modern, hak otonomi orang tua sebagai pengasuh anaknya tidak boleh dilupakan.
Dalam istilah etik kedokteran dikenal 3 pilar utama yaitu Beneficence, Nonmaleficence, dan Justice.
Hal tersebut mempunyai implikasi kepada dokter untuk selalu menghormati kehendak orang tua karena anak tidak dapta mengemukakan pendapatnya sendiri.
Orang tua akan memilih hal yg mereka “kehendaki” walaupun  sebenarnya hal tersebut salah.
Oleh karena itu, dalam menentukan pilihan orang tua untuk anaknya harus mendapat keterangan yg benar.
Penerangan yg tidak benar terutama mengenai keamanan vaksin akan menyebabkan pendapat negatif orang tua terhadap imunisasi secara keseluruhan.
Apalagi publikasi negatif terhadap imunisasi sangat mudah didapat baik di toko buku maupun di dunia maya (internet).
Penting harus dijelaskan bahwa memberikan vaksinasi kepada anaknya jauh lebih menguntungkan (secara individu dan sosial/ lingkungannya) daripada kerugiannya (kejadian ikutan pasca imunisasi).
Sehingga dapat dikatakan imunisasi adalah investasi untuk kesehatan manusia di masa depan.

Beneficence berarti berbuat baik untuk mendapat outcome yg lebih baik dan dalam aspek imunisasi pada umumnya terkenal istilah ‘common good’ atau ‘public good’.
Sedangkan non-maleficence berarti ‘to do no harm’ yg dalam aspek imunisasi berarti apakah pemberian vaksinasi dapat menimbulkan risiko negatif, misalnya vaksin pertusis dapat menimbulkan risiko kejadian ikutan pasca imunisasi ensefalopati.
Seorang anak mempunyai hak untuk tetap sehat yg merupakan salah satu keadilan dalam upaya kesehatan, termasuk imunisasi.
Jadi dalam keadilan termasuk hak asasi anak dan orang tuanya untuk mendapat imunisasi.
Dalam hal imunisasi termasuk pemberian vaksin baru, maka pemerintah mempunyai kewajiban untuk mengadakannya dan memberikan kepada anak untuk melawan penyakit yg berbahaya.
Apabila orang tua menolak anaknya diimunisasi, hal tersebut juga merupakan hak asasi orang tua untuk menolak.
Namun kita wajib memberikan informasi yg jelas dan mudah dimengerti.

Diharapkan pada era demokrasi terkait dengan pemberian imunisasi, kehendak orang tua harus dihormati dalam memilih imunisasi bagi anaknya.
Namun, penerangan nilai-nilai yg terkandung dalam upaya imunisasi harus diberikan secara baik dan bijaksana sehingga kemantapan program imunisasi di Indonesia akan tercapai.
Value dari vaksinasi perlu disebarluaskan dalam mengatasi negative campaign terhadap imunisasi yg akhir-akhir ini berkembang di negara kita.

PEDOMAN IMUNISASI di INDONESIA
Bersambung ...
=======================================================================

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
WA 081808395318
BBM 5376DABF
Email: federicomahora@outlook.com
http://freddyfragrance.blogspot.co.id/

Jangan lupa "Like" www.facebook.com/federicomahoraindonesia#

Mau Beli Parfum atau Jualan Juga?